Rabu, 27 November 2013

Sejarah Kerajaan Demak Di Nusantara

0 komentar
Sejarah kerajaan Demak - Demak adalah kesultanan atau kerajaan islam pertama di pulau jawa. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Patah (1478-1518) pada tahun 1478, Raden patah adalah bangsawan kerajaan Majapahit yang menjabat sebagai adipati kadipaten Bintara, Demak. Pamor kesultanan ini didapatkan dari Walisanga, yang terdiri atas sembila orang ulama besar, pendakwah islam paling awal di pulau jawa.


Hal itu didasarkan pada saat jatuhnya Majapahit yang diperintah oleh Prabu Kertabumi. Para wali kemudian sepakat untuk menobatkan Raden Fatah menjadi Sultan Demak Bintoro yang pertama.

Atas bantuan daerah-daerah lain yang sudah lebih dahulu menganut islam seperti Jepara, Tuban dan Gresik, Raden patah sebagai adipati Islam di Demak memutuskan ikatan dengan Majapahit saat itu, Majapahit memang tengah berada dalam kondisi yang sangat lemah. Dengan proklamasi itu, Radeh Patah menyatakan kemandirian Demak dan mengambil gelar Sultan Syah Alam Akbar.

Letak kerjaan Demak berada di tepi pantai utara Pulau Jawa. Kerajaan ini sering dikunjungi pedagang-pedagang  Islam dan pedagang asing untuk membeli beras, madu,lilin dan lain-lain. Sampai abad ke 15, Demak di bawah kekuasaan Majapahit. Akan tetapi setelah Majapahit mundur, Demak berkembang pesat sebagai tempat penyebaran agama Islam dan tempat perdagangan yang ramai. Sebagai penguasa pertama adalah Raden Fatah. Selain menjadi penguasa (bupati), Raden Fatah juga sebagai penyiar agama Islam. Raden Fatah memisahkan diri dari Majapahit sekitar tahun 1500. Dengan bantuan para wali, Raden Fatah mendirikan kerajaan Islam yang pertama di Pulau Jawa yaitu kerajaan Demak.

Kerajaan Demak menjalankan sistem pemerintahan teokrasi, yaitu pemerintahan yang berdasarkan pada agama Islam. Kerajaan Demak memperluas kekuasaannya dengan menaklukan kerajaan-kerajaan pesisir Pulau Jawa, seperti Lasem, Tuban, Sedayu, Gresik, cirebon dan Banten.

Cepatnya kota demak berkembang menjadi pusat perniagaan dan lalu lintas serta pusat kegiatan pengislaman tidak lepas dari andil masjid Agung Demak. Dari sinilah para wali dan raja dari Kesultanan Demak mengadakan perluasan kekuasaan yang dibarengi oleh kegiatan dakwah islam ke seluruh Jawa.

Masjid agung Demak sebagai lambang kekuasaan bercorak Islam adalah sisi tak terpisahkan dari kesultanan Demak Bintara. Kegiatan walisanga yang berpusat di Masjid itu. Di sanalah tempat kesembilan wali bertukar pikiran tentang soal-soal keagamaan.
                                                     
KERAJAAN DEMAK

A. Awal Kerajaan Demak
Kerajaan Islam yang pertama di Jawa adalah Demak, dan berdiri pada tahun 1478 M. Hal ini didasarkan atas jatuhnya kerajaan Majapahit yang diberi tanda Candra Sengkala: Sirna hilang Kertaning Bumi, yang berarti tahun saka 1400 atau 1478 M.

Kerajaan Demak itu didirikan oleh Raden Fatah. Beliau selalu memajukan agama islam di bantu oleh para wali dan saudagar Islam.

Raden Fatah nama kecilnya adalah Pangeran Jimbun. Menurut sejarah, dia adalah putera raja Majapahit yang terakhir dari garwa Ampean, dan Raden Fatah dilahirkan di Palembang. Karena Arya Damar sudah masuk Islam maka Raden Fatah dididik secara Islam, sehingga jadi pemuda yang taat beragama Islam.

Setelah usia 20 tahun Raden Fatah dikirim ke Jawa untuk memperdalam ilmu agama di bawa asuhan Raden Rahmat dan akhirnya kawin dengan cucu beliau. Dan akhirnya Raden Fatah menetap di Demak (Bintoro).

 Pada kira-kira tahun 1475 M, Raden Fatah mulai melaksanakan perintah gurunya dengan jalan membuka madrasah atau pondok pesantren di daerah tersebut. Rupanya tugas yang diberikan kepada Raden Fatah dijalankan dengan sebaik-baiknya. Lama kelamaan Desa Glagahwangi ramai dikunjungi orang-orang. Tidak hanya menjadi pusat ilmu pengetahuan dan  agama, tetapi kemudian menjadi pusat peradagangan bahkan akhirnya menjadi pusat kerajaan Islam pertama di Jawa.

Desa Glagahwangi, dalam perkemabangannya kemudian karena ramainya akhirnya menjadi ibukota negara dengan nama Bintoro Demak.

B. Letak Kerajaan Demak
Secara geografis Kerajaan Demak terletak di daerah Jawa Tengah, tetapi pada awal kemunculannya kerajaan Demak mendapat bantuan dari para Bupati daerah pesisir Jawa Tengah dan Jawa Timur yang telah menganut agama Islam.

Pada sebelumnya, daerah Demak bernama Bintoro yang merupakan daerah vasal atau bawahan Kerajaan Majapahit. Kekuasaan pemerintahannya diberikan kepada Raden Fatah (dari kerajaan Majapahit) yang ibunya menganut agama Islam dan berasal dari Jeumpa (Daerah Pasai).

Letak Demak sangat menguntungkan, baik untuk perdagangan maupun pertanian. Pada zaman dahulu wilayah Demak terletak di tepi selat di antara Pegunungan Muria dan Jawa. Sebelumnya selat itu rupanya agak lebar dan dapat dilayari dengan baik sehingga kapal dagang dari Semarang dapat mengambil jalan pintas untuyk berlayar ke Rembang. Tetapi sudah sejak abad XVII jalan pintas itu tidak dapat dilayari setiap saat.

Pada abad XVI agaknya Deamak telah menjadi gudang padi dari daerah pertanian di tepian selat tersebut. Konon, kota Juwana merupakan pusat seperti itu bagi daerah tersebut pada sekitar 1500. Tetapi pada sekitar 1513 Juwana dihancurkan dan dikosongkan oleh Gusti Patih, panglima besar kerajaan Majapahit yang bukan Islam. Ini kiranya merupakan peralawanan terakhir kerajaan yang sudah tua itu. Setelah jatuhnya Juwana, Demak menjadi penguasa tunggal di sebelah selatan Pegunungan Muria.

Yang menjadi penghubung antara Demak dan Daerah pedalaman di Jawa Tengah ialah Sungai Serang (dikenal juga dengan nama-nama lain), yang sekarang bermuara di Laut Jawa antara Demak dan Jepara.

Hasil panen sawah di daerah Demak rupanya pada zaman dahulu pun sudah baik. Kesempatan untuk menyelenggarakan pengaliran cukup. Lagi pula, persediaan padi untuk kebutuhan sendiri dan untuk pergadangan masih dapat ditambah oleh para penguasa di Demak tanpa banyak susah, apabila mereka menguasai jalan penghubung di pedalaman Pegging dan Pajang

C. Kehidupan Politik
Ketika kerajaan Majapahit mulai mundur, banyak bupati yang ada di daerah pantai utara Pulau Jawa melepaskan diri. Bupati-bupati itu membentuk suatu persekutuan  di bawah pimpinan Demak. Setelah kerajaan Majapahit runtuh, berdirilah kerajaan Demak sebagai kerajaan Islam pertama dipulau Jawa. Raja-raja yang pernah memerintah Kerajaan Demak adalah sebagai berikut :

1. Raden Fatah
Pada awal abad ke 14, Kaisar Yan Lu dari Dinasti Ming di China mengirimkan seorang putri kepada raja Brawijaya V di Majapahit, sebagai tanda persahabatan kedua negara. Putri yang cantik jelita dan pintar ini segera mendapat tempat istimewa di hati raja. Raja brawijaya sangat tunduk kepada semua kemauan sang putri jelita, hingga membawa banyak pertentangan dalam istana majapahit. Pasalnya sang putri telah berakidah tauhid. Saat itu, Brawijaya sudah memiliki permaisuri yang berasal dari Champa (sekarang bernama kamboja), masih kerabat Raja Champa.

Sang permaisuri memiliki ketidak cocokan dengan putri pemberian Kaisar yan Lu. Akhirnya dengan berat hati raja menyingkirkan putri cantik ini dari istana. Dalam keadaan mengandung, sang putri dihibahkan kepada adipati Pelembang, Arya Damar. Nah di sanalah Raden Patah dilahirkan dari rahim sang putri cina.

Nama kecil raden patah adalah pangeran Jimbun. Pada masa mudanya raden patah memperoleh pendidikan yang berlatar belakang kebangsawanan dan politik. 20 tahun lamanya ia hidup di istana Adipati Palembang. Sesudah dewasa ia kembali ke majapahit.

Raden Patah memiliki adik laki-laki seibu, tapi beda ayah. Saat memasuki usia belasan tahun, raden patah bersama adiknya berlayar ke Jawa untuk belajar di Ampel Denta. Mereka mendarat di pelabuhan Tuban pada tahun 1419 M.

Patah sempat tinggal beberapa lama di ampel Denta, bersama para saudagar muslim ketika itu. Di sana pula ia mendapat dukungan dari utusan Kaisar Cina, yaitu laksamana Cheng Ho yang juga dikenal sebagai Dampo Awang atau Sam Poo Tai-jin, seorang panglima muslim.

Raden patah mendalami agama islam bersama pemuda-pemuda lainnya, seperti raden Paku (Sunan Giri), Makhdum ibrahim (Sunan Bonang), dan Raden Kosim (Sunan Drajat). Setelah dianggap lulus, raden patah dipercaya menjadi ulama  dan membuat permukiman di Bintara. Ia diiringi oleh Sultan Palembang, Arya Dilah 200 tentaranya. Raden patah memusatkan kegiatannya di Bintara, karena daerah tersebut direncanakan oleh Walisanga sebagai pusat kerajaan Islam di Jawa.

Menurut cerita rakyat Jawa Timur, Raden Fatah termasuk keturunan raja terakhir dari kerajaan Majapahit, yaitu Raja Brawijaya V. Setelah dewasa, Raden Fatah diangkat menjadi bupati di Bintaro (Demak) dengan Gelas Sultan Alam Akbar al-Fatah.

Raden Fatah memerintah Demak dari tahun 1500-1518 M. Di bawah pemerintahannya, kerajaan Demak berkembang dengan pesat, karena memiliki daerah pertanian yang luas sebagai penghasil bahan makanan, terutama beras. Oleh karena itu, kerajaan Demak menjadi kerajaan agraris-maritim. Barang dagangan yang diekspor kerajaan Demak antara lain beras, lilin dan madu. Barang-barang itu diekspor ke Malaka, Maluku dan Samudera Pasai.

Pada masa pemerintahan Raden Fatah, wilayah kekuasaan kerajaan Demak meliputi daerah Jepara,Tuban, Sedayu, Palembang, Jambi dan beberapa daerah di kalimantan. Disampin itu, kerajaan Demak juga memiliki pelabuhan –pelabuhan penting seperti Jepara, Tuban, Sedayu, Jaratan, dan Gresik yang berkemabng menjadi pelabuhan transito (penghubung).

Kerajaan Demak berkembang sebagai pusat perdagangan dan pusat penyebaran agama islam. Jasa para Wali dalam penyebaran agama islam sangatlah besar, baik di pulau Jawa maupun di daerah-daerah di luar pulau Jawa, seperti di daerah Maluku yang dilakukan oleh Sunan Giri, di daerah Kalimantan Timur yang dilakukan oleh seorang penghulu dari Demak yang bernama Tunggang Parangan.

Pada masa pemerintahan Raden Fatah, dibangun masjid Demak yang proses pembangunan masjid itu di bantu oleh para wali atau sunan.

Raden Fatah tampil sebagai raja pertama Kerajaan Demak. Ia  menaklukan kerajaan Majapahit dan memindahkan seluruh benda upacara dan pusaka kerajaan Majapahit ke Demak. Tujuannya, agara lambang kerajaan Majapahit tercermin dalam kerajaan Demak.
Ketika kerajaan Malaka jatuh ketangan Portugis tahun 1511 M, hubungan Demak dan Malaka terputus. Kerajaan Demak merasa dirugikan oleh Portugis dalam aktivitas perdagangan. Oleh karena itu, tahun 1513 M Raden Fatah memerintahkan Adipati Unu memimpin pasukan Demak untuk menyerang Portugis di Malaka. Serangan itu belum berhasil, karena pasukan Portugis jauh lebih kuat dan persenjataannya lengkap. Atas usahnya itu Adipati Unus mendapat julukan Pangeran Sabrang Lor.

2. Adipati Unus
Setelah Raden Fatah wafat, tahta kerajaan Demak dipegang oleh Adipati Unus. Ia memerintah Demak dari tahun 1518-1521 M. Masa pemerintahan Adipati Unus tidak begitu lama, karena ia meninggal dalam usia yang masih muda dan tidak meninggalkan seorang putera mahkota. Walaupun usia pemerintahannya tidak begitu  pasukan Demak menyerang Portugis di Malaka. Setelah Adipati Unus meninggal, tahta kerajaan Demak dipegang oleh saudaranya yang bergelar Sultan Trenggana.

Sejak tahun 1509 Adipati Unus anak dari Raden Patah, telah bersiap untuk menyerang Malaka. Namun pada tahun 1511 telah didahului Portugis. Tapi adipati unus tidak mengurungkan niatnya, pada tahun 1512 Demak mengirimkan armada perangnya menuju Malaka. Namun setalah armada sampai dipantai Malaka, armada pangeran sabrang lor dihujani meriam oleh pasukan portugis yang dibantu oleh menantu sultan Mahmud, yaitu sultan Abdullah raja dari Kampar. Serangan kedua dilakukan pada tahun 1521 oleh pangeran sabrang lor atau Adipati Unus. Tetapi kembali gagal, padahal kapal telah direnofasi dan menyesuaikan medan.

Selain itu, dia berhasil mengadakan perluasan wilayah kerajaan. Dia menghilangkan kerajaan Majapahit yang beragama Hindu, yang pada saat itu sebagian wilayahnya menjalin kerja sama dengan orang-orang Portugis. Adipati Unus (Patih Yunus) wafat pada tahun 938 H/1521 M.

3. Sultan Trenggana
Sulltan Trenggana memerintah Demak dari tahun 1521-1546 M. Dibawah pemerintahannya, kerajaan Demak mencapai masa kejayaan. Sultan Trenggana berusaha memperluas daerah kekuasaannya hingga ke daerah Jawa Barat. Pada tahun 1522 M kerajaan Demak mengirim pasukannya ke Jawa Barat di bawah pimpinan Fatahillah. Daerah-daerah yang berhasil di kuasainya antara lain Banten, Sunda Kelapa, dan Cirebon. Penguasaan terhadap daerah ini bertujuan untuk menggagalkan hubungan antara Portugis dan kerajaan Padjajaran. Armada Portugis dapat dihancurkan oleh armada Demak pimpinan Fatahillah. Dengan kemenangan itu, fathillah mengganti nama Sunda Kelapa menjadi Jayakarta (berarti kemenangan penuh). Peristiwa yang terjadi pada tanggal 22 juni 1527 M itu kemudian di peringati sebagai hari jadi kota Jakarta.

Dalam usaha memperluas kekuasaannya ke Jawa Timur, Sultan Trenggana memimpin sendiri pasukannya. Satu persatu daerah Jawa Timur berhasil di kuasai, seperti Maduin, Gresik, Tuban dan Malang. Akan tetapi ketika menyerang Pasuruan 953 H/1546 M Sultan Trenggana gugur. Usahanya untuk memasukan kota pelabuhan yang kafir itu ke wilayahnya dengan kekerasan ternyata gagal. Dengan demikian, maka Sultan Trenggana berkuasa selama 42 tahun.

Di masa jayanya, Sultan Trenggana berkunjung kepada Sunan Gunung Jati. Dari Sunan gunung jati, Trenggana memperoleh gelar Sultan Ahmad Abdul Arifin. Gelar Islam seperti itu sebelumnya telah diberikan kepada raden patah, yaitu setelah ia berhasil mengalahkan Majapahit.

D. PERANG SAUDARA DI DEMAK
Perang saudara ini berawal dari meninggalnya anak sulung Raden Patah yaitu Adipati Unus yang manjadi putra mahkota. Akhirnya terjadi perebutan kekuasaan antara anak-anak dari Raden Patah. Persaingan ketat anatara Sultan Trenggana dan Pangeran Seda Lepen (Kikin). Akhirnya kerajaan Demak mampu dipimpin oleh Trenggana dengan menyuruh anaknya yaitu Prawoto untuk membunuh pangeran Seda Lepen. Dan akhirnya sultan Trenggana manjadi sultan kedua di Demak. Pada masa kekuasaan Sultan Trenggana (1521-1546), Demak mencapai puncak keemasan dengan luasnya daerah kekuasaan dari Jawa Barat sampai Jawa timur. Hasil dari pemerintahannya adalah Demak memiliki benteng bawahan di barat yaitu di Cirebon. Tapi kesultanan Cirebon akhirnya tidak tunduk setelah Demak berubah menjadi kesultanan pajang.

Sultan Trenggana meninggalkan dua orang putra dan empat putri. Anak pertama perempuan dan menikah dengan Pangeran Langgar, anak kedua laki-laki, yaitu sunan prawoto, anak yang ketiga perempuan, menikah dengan pangeran kalinyamat, anak yang keempat perempuan, menikah dengan pangeran dari Cirebon, anak yang kelima perempuan, menikah dengan Jaka Tingkir, dan anak yang terakhir adalah Pangeran Timur. Arya Penangsang Jipang telah dihasut oleh Sunan Kudus untuk membalas kematian dari ayahnya, Raden Kikin atau Pangeran Sedo Lepen pada saat perebutan kekuasaan. Dengan membunuh Sunan Prawoto, Arya Penangsang bisa menguasai Demak dan bisa menjadi raja Demak yang berdaulat penuh. Pada tahun 1546 setelah wafatnya Sultan Trenggana secara mendadak, anaknya yaitu Sunan Prawoto naik tahta dan menjadi raja ke-3 di Demak. Mendengar hal tersebut Arya Penangsang langsung menggerakan pasukannya untuk menyerang Demak. Pada masa itu posisi Demak sedang kosong armada. Armadanya sedang dikirim ke Indonesia timur. Maka dengan mudahnya Arya Penangsang membumi hanguskan Demak. Yang tersisa hanyalah masjid Demak dan Klenteng. Dalam pertempuran ini tentara Demak terdesak dan mengungsi ke Semarang, tetapi masih bisa dikejar. Sunan prawoto gugur dalam pertempuran ini. Dengan gugurnya Sunan Prawoto, belum menyelesaikan masalah keluarga ini. Masih ada seseorang lagi yang kelak akan membawa Demak pindah ke Pajang, Jaka Tingkir. Jaka Tingir adalah anak dari Ki Ageng Pengging bupati di wilayah Majapahit di daerah Surakarta.

Dalam babad tanah jawi, Arya Penangsang berhasil membunuh Sunan Prawoto dan Pangeran Kalinyamat, sehingga tersisa Jaka Tingkir. Dengan kematian kalinyamat, maka janda dari pangeran kalinyamat membuat saembara. Siapa saja yang bisa membunuh Arya Penangsang, maka dia akan mendapatkan aku dan harta bendaku. Begitulah sekiranya tutur kata dari Nyi Ratu Kalinyamat. Mendengar hal tersebut Jaka Tingkir menyanggupinya, karena beliau juga adik ipar dari Pangeran Kalinyamat dan Sunan Prawoto. Jaka Tingkir dibantu oleh Ki Ageng Panjawi dan Ki Ageng Pamanahan. Akhirnya Arya Panangsang dapat ditumbangkan dan sebagai hadiahnya Ki Ageng Panjawi mendapatkan hadiah tanah pati, dan Ki Ageng Pamanahan mendapat tanah mataram.

E. Peradaban kerajaan Islam Demak pada abad XVI
Kerajaan Islam Demak merupakan lanjutan kerajaan Majapahit. Sebelum raja Demak merasa sebagai raja Islam merdeka dan memberontak pada kekafiran (Majapahit). Tidak diragukan lagi bahwa sudah sejak abad XIV orang Islam tidak asing lagi di kota kerajaan Majapahit dan di bandar bubat. Cerita-cerita jawa yang memberitakan adanya “kunjungan menghadap raja” ke Keraton Majapahit sebagai kewajiban tiap tahun, juga bagi para vasal yang beragama Islam, mengandung kebenaran juga. Dengan melakukan “kunjungan menghadap raja” secara teratur itulah vasal menyatakan kesetiaannya sekaligus dengan jalan demikian ia tetap menjalin hubungan dengan para pejabat keraton Majapahit, terutama dengan patih. Waktu raja Demak menjadi raja Islam merdeka dan menjadi sultan, tidak ada jalan lain baginya.
 Bahwa banyak bagian dari peradaban lama, sebelum zaman Islam telah diambil alih oleh Keraton-keraton Jawa Islam di Jawa Tengah, terbukti jelas sekali dari kesusastraan Jawa pada zaman itu.

Bertambahnya bangunan militer di Demak dan Ibukota lainnya di Jawa pada abad XVI, selain karena keperluan yang sangat mendesak, disebabkan juga oleh pengaruh tradisi kepahlawanan Islam dan contoh ynag dilihat di kota-kota Islam di luar negeri.
Peranan penting masjid Demak sebagai pusat peribadatan kerajaan Islam pertama di Jawa dan kedudukannya di hati orang beriman pada abad XVI dan sesudahnya. Terdapatnya jemaah yang sangat berpengaruh dan dapat berhubungan dengan pusat Islam Internasional di luar negeri.

Bagian-bagian penting peradaban jawa Islam yang sekarang, seperti wayang orang, wayang topeng, gamelan, tembang macapat dan pembuatan keris, kelihatannya sejak abad XVII oleh hikayat Jawa dipandang sebagai hasil penemuan para wali yang hidup sezaman dengan kesultanan Demak.

Kesenian tersebut telah mendapat kedudukan penting dalam peradaban Jawa sebelum Islam, kemungkinan berhubungan dengan ibadat. Pada waktu abad XV dan XVI di kebanyakan daerah jawa tata cara kafir harus diganti dengan upacara keagamaan Islam, seni seperti wayang dan gamelan itu telah kehilangan sifat sakralnya. Sifatnya lalu menjadi “sekuler”.
Perekembangan sastra Jawa yang pada waktu itu dikatakan “modern” juga mendapat pengaruh dari proses sekularisasi karya-karya sastra yang dahulu keramat dan sejarah suci dari zaman kuno. Peradaban “pesisir” yang berpusat di bandar-bandar pantai utara dan pantai timur Jawa, mungkin pada mulanya pada abad XV tidak semata-mata bersifat Islam. Tetapi kejayaannya pada abad XVI dan XVII dengan jelas menunjukkan hubungan dengan meluasnya agama Islam.

F. Keruntuhan Kerajaan Demak
Setelah wafatnya Sultan Trenggana menimbulkan kekacauan politik yang hebat di keraton Demak. Negeri-negeri bagian (kadipaten) berusaha melepaskan diri dan tidak mengakui lagi kekuasaan Demak. Di Demak sendiri timbul pertentangan di antara para waris yang saling berebut tahta. Orang yang seharusnya menggantikan kedudukan Sultan Trengggono adalah pengeran Sekar Seda Ing Lepen. Namun, ia dibunuh oleh Sunan Prawoto yang berharap dapat mewarisi tahta kerajaan. Adipati Jipang yang beranama Arya Penangsang, anak laki-laki Pangeran Sekar Seda Ing Lepen, tidak tinggal diam karena ia merasa lebih berhak mewarisi tahta Demak. Sunan Prawoto dengan beberapa pendukungnya berhasil dibunuh dan Arya Penangsang berhasil naik tahta. Akan tetapi, Arya Penangsang tidak berkuasa lama karena ia kemudian di kalahkan oleh Jaka Tingkir yang di bantu oleh Kiyai Gede Pamanahan dan putranya Sutawijaya, serta KI Penjawi. Jaka tingkir naik tahta dan penobatannya dilakukan oleh Sunan Giri. Setelah menjadi raja, ia bergelar Sultan Handiwijaya serta memindahkan pusat pemerintahannya dari Demak ke Pajang pada tahun 1568.

Sultan Handiwijaya sangat menghormati orang-orang yang telah berjasa. Terutama kepada orang-orang yang dahulu membantu pertempuran melawan Arya Penangsang. Kyai Ageng Pemanahan mendapatkan tanah Mataram dan Kyai Panjawi diberi tanah di Pati. Keduanya diangkat menjadibupati di daerah-daerah tersebut.

Sutawijaya, putra Kyai Ageng Pemanahan diangkat menjadi putra angkat karena jasanya dalam menaklukan Arya Penangsang. Ia pandai dalam bidang keprajuritan. Setelah Kyai Ageng Pemanahan wafat pada tahun 1575, Sutawijaya diangkat menjadi penggatinya.
Pada tahun 1582 Sultan Hadiwijaya wafat. Putranya yang bernama Pangeran Benawa diangkat menjadi penggantinya. Timbul pemberontakan yang dilakukan oleh Arya Panggiri, putra Sunan Prawoto, ia merasa mempunyai hak atasa tahta Pajang. Pemberontakan itu dapat digagalkan oleh Pangeran Benawan dengan bantuan Sutawijaya.

Pengeran Benawan menyadari bahwa dirinya lemah, tidak mamapu mengendalikan pemerintahan, apalagi menghadapi musuh-musuh dan bupati-bupati yang ingin melepaskan diri dari kekuasaan Pajang kepada saudara angkatnya, Sutawijaya pada tahun 1586. Pada waktu itu Sutawijaya telah menjabat bupati Mataram, sehingga pusat kerajaan Pajang dipindahkan ke Mataram.

G. Demak di Bawah Kekuasaan Raja-Raja Mataram
Setelah sekitar 1588 Panembahan Senapati berkuasa di Jawa Tengah sebelah selatan, raja-raja Pati, Demak, dan Grobongan dianggapnya sebagai sampun kareh (sudah dikuasai). Sekitar 1589 mereka diperintah ikut dia bersama prajurit Mataram ke Jawa Timur, manaklukan raja-raja Jawa Timur. Maksud raja Mataram ini gagal, tampaknya terutama karena campur tangan Sunan Giri. Panembahan Senapati terpaksa kembali ke Mataram dengan tangan hampa.

Mungkin sekali penguasa Demak, Pati dan Grobongan yang pada 1589 telah bersikap sebagai taklukan yang patuh itu, sama dengan mereka yang telah mengakui Sultan Pajang, yang sudah tua dan meninggal pada 1587, sebagai penguasa tertinggi. Jadi, agaknya Pangeran Kediri di Demak, setelah mengalami penghinaan di Pajang sebelumnya ternyata masih berhasil memerintah tanah asalnya beberapa waktu.

Pada 1595 orang Demak memihak raja-raja Jawa Timur, yang mulai melancarkan serangan terhadap kerajaan Mataram yang belum sempat berkonsolidasi. Serangan tersebut dapat dipatahkan, tetapi panglima perang Mataram, Senapati Kediri yang sudah membelot ke Mataram gugur dalam pertempuran dekat Uter. Sehabis perang, Panembahan mengangkat Ki Mas Sari sebagai adipati di Demak. Rupanya karena pemimpin pemerintahan yang sebelumnya tidak memuaskan atau ternyata tidak dapat dipercaya.

Tumenggung Endranata I di Demak ini pada tahun-tahun kemudian agaknya juga tidak bebas dari pengaruh plitik pesisir yang berlawanan dengan kepantingan Mataram di Pedalaman. Pada tahun 1627 ia terlibat dalam pertempuran antara penguasa di Pati, Pragola II dan Sultan Agung. Ia di bunuh dengan keris sebagai pengkhianat atas perintah Sultan Agung.
Sesudah dia masih ada lagi seorang tumenggung Endranata II yang menjadi bupati di Demak. Tumenggung ini seorang pengikut setia Susuhunan Mangkurat II di Kartasura yang memerintah Jawa Tengah pada perempat terakhir abad XVII. Pada tahun 1678 disebutkan adanya Tumenggung Suranata di Demak.

Sebagai pelabuhan laut agaknya kota Demak sudah tidak berarti pada akhir abad XVI. Sebagai produsen beras dan hasil pertanian lain, daerah Demak masih lama mempunyai kedudukan penting dalam ekonomi kerajaan raja-raja Mataram. Sampai abad XIX di banyak daerah tanah Jawa rasa hormat pada  masjid Demak dan makam-makam Kadilangu masih bertahan di antara kaum beriman, kota Demak dipandang sebagai tanah suci. Hal itulah yang terutama menyebabkan nama Demak dalam sejarah Jawa tetap tidak terlupakan di samping nama Majapahit.

KESIMPULAN
Kerajaan ini hanya berumur pendek. Namun, para rajanya merupakan pahlawan-pahlawan mujahid terbaik. Raja pertama mereka adalah Raden Fatah, yang berhasil menjadikan negerinya sebagai sebuah negara independen pada masanya. Setelah itu anaknya, Patih Yunus (Adipati Unus) berkuasa. Dia berhasil mengadakan perluasan wilayah kerajaan. Dia menghilangkan kerajaan Majapahit yang beragama Hindhu, yang pada saat itu sebagian wilayahnya menjalin kerja sama dengan orang-orang Portugis.

Setelah wafatnya Patih Yunus pada tahun 938 H/1531 M, memerintahlah raja paling terkenal dari kerajaan ini yaitu Raden Trenggono (Sultan Trenggana). Dia adalah seorang mujahid besar yang di antara hasil usahanya yang terkenal adalah masuknya Islam ke daerah Jawa Barat. Dia wafat pada tahun 953 H/1546 M.

Kebudayaan yang berkembang di kerajaan Demak bercorak Islam. Hal tersebut tampak dari peninggalan-peninggalan sejarahnya berupa masjid, makam, batu nisan, kitab suci Al-Quran, kaligrafi dan karya sastra. Sampai sekarang pun Demak di kenal sebagai pusat pendidikan agama Islam.
Read more ►

Selasa, 26 November 2013

10 Kakak Beradik Yang Menjadi Pemain Bola Terbaik

0 komentar

- berikut ini adalah 10 Kakak Beradik Yang Menjadi Pemain Bola Hebat , Anda Penggemar Sepakbola Anda Harus tahu siapa saja Mereka ? Penasaran , Oke langsung aja , Check it out :


1. Charlton 
Berasal dari keluarga sepakbola. Charlton bersaudara merupakan dua kakak adik yang pernah bermain bersama di tim nasional Inggris. Bahkan keduanya mengantarkan Inggris menjadi juara dunia 1966.

Jack Charlton

Kalah bersinar dibandingkan sang adik, Bobby. Saat adiknya meraih popularitas karena menjadi pilar klub elit Manchester United dan juga tim nasional, Jack lebih memilih berkonsentrasi dengan pekerjaannya sebagai anggota National Service

Bahkan bek bernama lengkap John Charlton yang bermain di Leeds United baru dipanggil timnas oleh manajer legendaris Alf Ramsey saat usianya menjelang 30. Bandingkan dengan Bobby yang sudah menjadi andalan St Georges Cross saat berusia 21. 

Ia dan adiknya memperkuat Inggris di Piala Dunia 1966. Sukses bersejarah bagi Charlton bersaudara karena mengantarkan Inggris menjadi juara dunia. Keduanya tampil bersama di final.

Karir Jack termasuk biasa-biasa saja saat sebagai pemain. Namun, ia jauh lebih sukses sebagai manajer dibandingkan adiknya yang gagal total saat mencoba menangani sebuah tim. Jack sukses mengangkat prestasi Irlandia. Sebagai penghargaan, ia menjadi warga kehormatan Irlandia.

Bobby Charlton

Karirnya lebih gemilang dibandingkan sang kakak. Legenda Manchester United dan termasuk salah satu pemain terbesar sepanjang sejarah sepakbola Inggris. Bobby lolos dari tragedi Munich pada 1958 yang nyaris menghancurkan skuad Red Devils

Ia juga menjadi bagian dari kebangkitan United dengan memenangi Piala Champions 1968 sekaligus tim Inggris pertama yang memenangi gelar tersebut. 

Sebelumnya, bersama sang kakak, Bobby mengantarkan Inggris juara dunia 1966. Di tahun sama, ia menjadi Pemain Terbaik Eropa. 

Bobby mencetak berbagai rekor dalam karir sepakbola. Termasuk topskor timnas dengan 49 gol. Rekor itu belum terpecahkan, termasuk rekor bermain bersama United selama di liga. Namun rekor bermain di berbagai kompetisi sudah dipatahkan oleh Ryan Giggs.

Sukses sebagai pemain, namun Bobby gagal total saat menangani tim. Ia hanya mengarsiteki Preston North End dan Wigan Athletic sebelum menjadi direktur di United.

2. Laudrup 
Dari kakek sampai cucu bermain sepakbola. Dua bersaudara, Michael dan Brian Laudrup menjadi pilar kekuatan Denmark.

Michael Laudrup

Michael tak pernah menyesal tak ikut menjadi bagian dari Dinamit Denmark yang secara mengejutkan memenangi Euro 1992. Padahal, saat itu Denmark bisa tampil di putaran final menggantikan Yugoslavia yang mengalami krisis politik. 

Selain berselisih dengan pelatih Richard Muller Nielsen, ia juga mengecam didiskualifikasinya Yugoslavia yang menurutnya lebih bersifat politis ketimbang sepakbola semata. Berbeda dengan sang adik, Brian, yang tetap menjadi bagian dari skuad Denmark.

Karir Laudrup bersaudara sama-sama cemerlang. Hanya, Michael lebih bersinar karena bermain di klub-klub besar Eropa. Ia menjadi pilar Juventus, Barcelona dan Real Madrid. 

Di Barca, Michael termasuk salah satu pemain yang berani melawan arus dengan menyeberang klub yang memiliki rivalitas abadi dan sukses. 

Michael yang mendapat kehormatan sebagai pemain terbesar sepanjang sejarah Denmark pilihan Asosiasi Sepakbola Denmark ini memenangi empat gelar Primera Liga Spanyol bersama Barca dan dilanjutkannya saat bermain untuk Madrid.

Michael menjadi salah satu dari 125 greatest living footballers pilihan Pele dalam FIFA 100 atau peringatan 100 tahun FIFA. 

Brian Laudrup 

Sang adik yang memilih bergabung dengan tim nasional Denmark tampil di Euro 1992. Dan, sejarah mencatat, Denmark yang diperkuat Brian meraih sukses dengan menjuarai turnamen sepakbola terbesar di daratan Eropa itu. 

Hanya, karirnya di klub memang kalah cemerlang dibandingkan Michael. PemainTerbaik Denmark 1989 ini mulai mencuat saat bergabung dengan Bayern Muenchen pada 1990. Namun, ia cuma bertahan dua musim sebelum pindah ke Italia. 

Brian sempat membela Fiorentina dan AC Milan sebelum menyerang ke Skotlandia. Dia menjadi pilar kekuatan Rangers selama empat musim. 

Piala Dunia 1998 menjadi salah satu momen berkibarnya Laudrup bersaudara. Mereka sempat membuat Brasil kalang-kabut di babak perempat-final meski akhirnya kalah 3-2. 

Di pertandingan itu, Brian mencetak gol indah yang menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Laudrup bersaudara juga terpilih dalam All Star Team Piala Dunia versi FIFA. 

Di usia 29, saat karirnya mencapai puncak, Brian justru memilih pensiun dari timnas. Brian juga menjadi salah satu dari 125 greatest living footballers pilihan Pele dalam FIFA 100. 

3. Van de Kerkhof 
Trah Van de Kerkhof mempelopori kehadiran kakak-adik dalam skuad Belanda. 

Willy van de Kerkhof

Gelandang bernama lengkap Wilhelmus Antonius van de Kerkhof bersama Rene, saudara kembarnya, menjadi pilar kekuatan Belanda pada pertengahan 1970-an. 

Kehadiran mereka memiliki momen yang tepat karena Belanda menjadi perhatian dunia setelah melahirkan total football. Piala Dunia 1974 menjadi ajang untuk mempresentasikan total football ala Belanda. 

Dan, Willy turut berperan mengantarkan Belanda mencapai final sebelum ditaklukkan Jerman (Barat).

Sukses itu diulanginya pada Piala Dunia 1978. Willy masih menjadi pilar kekuatan Belanda saat melaju di final dan kembali dikalahkan oleh tim tuan rumah. Kali ini, Argentina yang mengalahkan mereka. 

Willy tercatat 63 kali membela timnas dan mencetak lima gol. Dia termasuk salah satu dari 125 legenda hidup sepakbola pilihan Pele. 

Rene van de Kerkhof

Saudara kembar dari Willy yang biasa beroperasi di sayap kanan. Reinier Rene Lambertus van de Kerkhof bermain bersama saudaranya di Piala Dunia 1974 dan 1978. Ia bermain 47 kali di timnas dan mencetak lima gol. Seperti saudaranya, ia bermain di Twente dan PSV Eindhoven. 

Dalam final Piala Dunia 1978, Rene menjadi pusat perhatian karena mengenakan bandana di lengannya yan cedera. Meski sudah diizinkan oleh FIFA dan digunakan di beberapa pertandingan sebelumnya, namun Argentina yang menjadi lawan Belanda di final, tetap mengajukan keberatan. 

Karena wasit Sergio Gonella tidak bisa mengambil keputusan, Belanda mengancam meninggalkan lapangan dan menolak bertanding. Akhirnya tercapai kesepakatan bandana diberi lapisan tambahan dan pertandingan bisa dimulai.

Rene bersama saudaranya termasuk salah satu dari 125 legenda hidup sepakbola pilihan Pele. 

4. Koeman 
Belanda kembali memunculkan dua bersaudara. Kali ini, Koeman bersaudara, Erwin dan Ronald, yang melejit saat mengantarkan Belanda menjadi juara Eropa 1988 dengan mengalahkan Uni Soviet 2-0. Koeman merupakan keluarga pesepakbola. 

Erwin Koeman

Karir Erwin, sang kakak, lebih banyak dihabiskan di Groningen dan PSV Eindhoven. Erwin yang biasa bermain sebagai gelandang kalah bersinar dibandingkan adiknya yang malang-melintang di Ajax Amsterdam, PSV dan kemudian menjadi pilar kekuatan Barcelona. 

Meski demikian, ia pernah sukses bersama klub elit Belgia, KV Mechelen. Erwin membawa Mechelen menjadi juara Piala Winners 1988 dan Piala Super UEFA 1988.

Setelah pensiun, Erwin melanjutkan karir sebagai pelatih. Kini, ia mengarsiteki timnas Hongaria. 

Ronald Koeman

Bek dengan spesialis tendangan keras dan berkecepatan tinggi. Bila mengambil penalti, eksekusinya sudah dipastikan membuahkan gol. Saking kencangnya tendangan Ronald, ia hanya perlu mengarahkan bola ke gawang. Kiper hanya bisa melongo karena tahu-tahu bola sudah masuk ke gawang. 

Ronald juga memiliki keistimewaan bola-bola mati dan umpan jarak jauh. Dia memenangi berbagai gelar bersama klub-klub yang diperkuatnya. Ronald memenangi Piala Champions dua kali di dua klub berbeda, PSV dan Barcelona.

Ia menjadi salah satu pilar kekuatan Belanda di Euro 1988. Ronald menjadi sorotan saat melakukan aksi kontroversial karena seolah-olah mengelap bagian punggungnya menggunakan kostum pemain Jerman Olaf Thon. 

Aksi itu dilakukannya di hadapan suporter Jerman setelah Belanda menang 2-1 di semi-final. Ronald kemudian menyatakan penyesalannya dan minta maaf. 

Sepanjang karirnya, Ronald bermain 533 kali dan mencetak 193 gol. Lebih banyak dibandingkan pemain belakang lain sepanjang sejarah sepakbola. Di timnas, ia bermain 78 kali dan mengoleksi 14 gol.

Setelah pensiun, Ronald mengikuti jejak kakaknya menjadi pelatih. Karir kepelatihannya tak terlalu buruk dan kini menangani AZ Alkmaar.

5. De Boer
Satu lagi dua saudara kembar dari tim Oranje. De Boer, Ronald dan Frank, menjadi tulang punggung Belanda sejak awal 1990-an sampai 2000-an. Hanya, De Boer bersaudara gagal memberi trophy bagi Belanda. 

Ronald de Boer

Ronald memiliki caps 67 dan mencetak 13 gol. Dia bermain di Piala Dunia 1994 dan 1998. Ia juga menjadi pilar Belanda di Euro 1996 dan 2000. 

Ronald kerap berpindah-pindah posisi di timnas. Dia biasa bermain sebagai gelandang serang, penyerang tengah atau gelandang kanan. Di Ajax, ia juga bermain sebagai gelandang serang dan kemudian pindah di kiri. 

Ronald memang akrab dengan saudara kembarnya. Mereka sering bermain bersama di timnas maupun klub. Keduanya melejit saat mengantarkan Ajax menjadi juara Champions 1995. 

Selanjutnya, De Boer berbarengan meninggalkan Amsterdam dan bergabung dengan Barcelona.Menariknya di Barca, keduanya sama-sama gagal. Ronald hanya bertahan dua musim sebelum pindah ke Rangers. 

Setelah empat musim membela Rangers, ia bermain di Qatar sampai pensiun. Kini, ia menjalankan bisnis di Qatar dan menjadi analisis televisi. Ronald pula yang sukses mendatangkan AC Milan ke Qatar. 

Frank de Boer 

Frank merupakan adik kembar Ronald. Ia lahir sepuluh menit kemudian setelah Ronald. Bila kakaknya bermain di tengah atau depan, Frank lebih banyak beroperasi di belakang. Semula, ia bermain di bek kiri dan kemudian pindah di bek tengah. 

Ia termasuk bek bertalenta. Frank memang lemah dalam kecepatan, namun ia memiliki umpan akurat. Dia juga spesialis tendangan bebas.

Frank melakukan debut di timnas pada September 1990 melawan Italia. Dia seorang pemimpin dan memegang ban kapten timnas sampai pensiun usai Euro 2004. 

Sempat tercatat paling banyak membela timnas dengan 112 kali ermain, namun rekor Frank kemudian dilewati rekannya, kiper Edwin van der Sar yang masih bermain sampai Euro 2008. 

Frank dikenang saat memberi umpan jarak jauh kepada Dennis Bergkamp yang diselesaikannya dengan gol ke gawang Argentina di perempat-final Piala Dunia 1998. Gol di menit terakhir dari Bergkamp menyingkirkan Argentina sekaligus meloloskan Belanda ke semi-final. 

Namun, Frank juga memiliki memori buruk saat dua kali gagal menyelesaikan penalti di semi-final Euro 2000 melawan Italia. Penalti pertama diproleh di waktu normal dan kemudian ia kembali gagal saat adu penalti. Belanda akhirnya gagal ke final. 

Seperti Ronald, kakaknya, Frank juga gagal di Barca. Bahkan dia sempat mendapat sanksi karena penggunaan doping. Ia kembali bermain bersama Ronald di Rangers dan klub Qatar, Al-Rayyan. Kini, ia menjadi asisten pelatih timnas. 

6. Vieira de Oliveira 
Negeri sepakbola Brasil termasuk tak banyak melahirkan kakak beradik yang mencuat di sepakbola. Socrates adalah salah satu dari sedikit pesepakbola yang adiknya, Rai, juga meraih sukses. 

Socrates 

Bernama lengkap Brasileiro Sampaio de Souza Vieira de Oliveira. Tampil di Piala Dunia 1982 dan 1986. Sayangnya, ia gagal membawa gelar. Socrates menjadi kapten tim di Piala Dunia 1982 yang disebut-sebut sebagai jogo bonito terakhir dalam sepakbola Brasil. 

Socrates termasuk pribadi multidimensional. Sebagai pesepakbola, ia termasuk legenda Brasil. Gelandang dengan keistimewaan pengumpan yang ekselen dan pengatur tim. Karena itu, ia menyandang ban kapten. 

Kemampuannya sebagai dirigen dengan mengatur permainan juga tak ada duanya. Ciri khas Socrates adalah umpan dengan tumit yang dilakukannya tanpa perlu melihat rekannya.

Socrates juga seorang dokter, sebuah perpaduan yang sangat jarang dalam sepakbola. Apalagi di Brasil. Bahkan ia juga seorang intelektual dan mendapat gelar doktor filosofi. 

Uniknya, Socrates yang pernah bermain di Fiorentina ini juga seorang peminum dan perokok berat. 

Bagi Socrates, sepakbola tak sekadar permainan menang kalah yang dilakukan 22 orang tapi juga untuk menyuarakan pergerakan demokratisasi. Melalui sepakbola, ia menentang diktator militer. 

Socrates juga mendirikan pergerakan Demokrasi Corinthians. Di setiap pertandingan, ia selalu mengenakan kaos dalam yang bertuliskan Democracia

Keunikan Socrates tak berhenti. Di usianya yang ke-50, ia pernah menerima tawaran melatih merangkap pemain di klub amatir Garforth Town di Inggris. Ia hanya sekali bermain selama 20 menit sebagai pemain pengganti. 

Dengan segala keunikannya, ia termasuk salah satu dari 125 legenda hidup sepakbola pilihan Pele. Majalah World Soccer juga memasukkannya sebagai 100 pesepakbola terbesar sepanjang sejarah. Socrates masuk dalam Museum Hall of Fame Sepakbola Brasil. 

Rai

Gelandang dengan nama lengkap Rai Souza Vieira de Oliveira. Meski mencetak gol dari titik penalti di pertandingan pertama melawan Rusia, namun penampilan Rai cenderung merosot. 

Ia mengalami kesulitan untuk menunjukkan kemampuannya. Padahal, ia adalah kapten tim. Kelemahannya, ia kesulitan beradaptasi dalam tim baru.

Akibatnya, sejak babak perempat-final, Rai sudah tak diturunkan lagi. Ban kapten diserahkan kepada Dunga yang dinilai memiliki kharisma dan pengaruh dalam tim. Tak heran bila Dunga lebih populer ketimbang Rai. 

Gagal bersinar di timnas, namun Rai sukses di klub yang dibelanya. Ia mengantarkan Sao Paulo meraih berbagai gelar juara. Bahkan Sao Paulo menjadi tim yang paling banyak meraih gelar dan mengungguli Santos.

Rai pernah ke Eropa untuk memperkuat Paris St Germain selama lima musim. Saat pulang ke Brasil, ia kembali membela Sao Paulo. 

7. Witschge
Belanda tak berhenti memunculkan dua bersaudara yang kerap bermain bersama. Bahkan Witschge bersaudara saling menggantikan posisi bila salah satu absen.

Rob Witschge

Witschge bersaudara memang sangat akrab. Saat bermain bersama di Ajax maupun timnas Belanda, keduanya sering saling menggantikan karena sama-sama bermain di lini tengah. Rob turut mengantarkan Ajax meraih Piala Winner 1987. 

Setelah tiga musim di Ajax, ia memperkuat Saint-Etienne. Namun, Rob gagal mendapat tempat di tim utama sehingga cuma bertahan dua tahun sebelum kembali ke Belanda. Kali ini, ia memperkuat Feyenoord. Rob menutup karirnya sebagai pemain di Arab Saudi dengan memperkuat Al-Ittihad.

Rob melakukan debut di timnas pada 4 Januari 1989. Ia tampil di Euro 1992 dan Piala Dunia 1994. Setelah pensiun, ia menjadi asisten pelatih. 

Richard Witschge

Mengikuti jejak sang kakak dengan mengawali karir di Ajax. Namun, saat meninggalkan Amsterdam, ia bergabung dengan Barcelona yang diarsiteki legenda Belanda Johan Cruyff. 

Richards juga pernah bermain di Prancis dengan memperkuat Bordeaux dan kemudian menjajal Liga Primer Inggris saat dipinjamkan ke Blackburn Rovers pada 1995. Bersama Blackburn, ia merasakan gelar juara Liga Primer dan sukses menghentikan dominasi Manchester United yang begitu perkasa.

Richards tampil di Piala Dunia 1990. Namun, ia terpaksa absen di Euro 1992 karena cedera. Posisinya digantikan kakaknya. 

8. Baresi 
Kakak adik yang dipisahkan oleh dua tim yang berseteru.

Giuseppe Baresi 

Dari Italia, muncul Baresi bersaudara. Giuseppe adalah kakak dari salah satu bintang Italia Franco. Keduanya sama-sama menempati lini belakang dengan menjadi bek. 

Hanya, mereka terpaksa bermusuhan di lapangan hijau. Bila Franco menjadi legenda AC Milan, sebaliknya Giuseppe adalah bagian tak terpisahkan dari Inter Milan.

Giuseppe menghabiskan karirnya di Inter meski sempat bermain di Modena sebelum memutuskan untuk pensiun. 

Ia bermain selama 16 musim di Inter dan kemudian menjadi kapten Nerazzurri. Ia memberi dua Scudetti dan Coppa Italia. Hanya, Giuseppe kurang bersinar di timnas dibandingkan sang adik. 

Ia bermain 13 kali termasuk di Piala Dunia 1986. Di ajang itu, adiknya justru absen. Setelah pensiun, ia kembali ke Inter untuk menangani tim yunior.

Franco Baresi 

Franco jauh lebih bersinar dibandingkan kakaknya. Franco memimpin barisan pertahanan Milan. 

Bersama Paolo Maldini, Alessandro Costacurta dan Mauro Tassotti, lini belakang Milan disebut-sebut sebagai back fours terbaik yang pernah ada.

Franco juga meraih sukses gemilang dengan memenangi enam gelar Serie A Italia dan tiga kali menjadi juara di Piala Champions. 

Hanya, Franco muncul di era yang kurang tepat. Dia tampil sebagai bek muda berbakat Italia saat legenda Gaetano Scirea tengah mencapai puncak performa. Akibatnya, ia hanya menjadi bayang-bayang sang legenda sampai akhirnya pensiun. 

Ia menjadi bagian dari tim Italia yang memenangi Piala Dunia 1982. Hanya, Franco tak pernah dimainkan karena menjadi cadangan Scirea. 

Ia absen di Piala Dunia 1986 dan kemudian mengantarkan Italia menduduki peringkat tiga di Piala Dunia 1990. Di Piala Dunia 1994, ia 
absen di empat pertandingan pertama. Setelah pulih, ia kembali menjadi absen dan berperan besar di final. Aksi tackling dan intersepnya menyulitkan Brasil membobol gawang Italia.

Sayang, Italia gagal setelah kalah adu penalti. Ia sendiri gagal menuntaskan penalti pertama. Setelah pensiun, Franco kembali ke Milan sebagai pelatih tim yunior. Ia juga termasuk salah satu 125 legenda hidup sepakbola pilihan Pele. 

9. Maradona 
Dua bersaudara dengan perbedaan yang sangat kontras baik di dalam maupun luar lapangan. 

Diego Maradona 

The Greatest. Yang terbesar tak hanya di Argentina tapi dunia. Pemain bertalenta luar biasa yang pernah dilahirkan dalam sepakbola dunia. 

Di Piala Dunia 1986, Diego Maradona ditambah sepuluh pemain membawa Argentina menjadi juara. Ia menjadi centre stage di Meksiko. 

Saat menghadapi Inggris, ia mencetak dua gol luar biasa yang setidaknya mewakili karakteristiknya. Seorang pemain dengan talenta hebat sekaligus kontroversial.

Gol pertama dicetak dengan tangannya yang kemudian dikenal dengan Hand of God. Gol kedua sangat spektakuler karena Maradona melewati enam pemain Inggris. Gol tersebut menjadi The Goal of Century. Namun, bagi orang Argentina, gol pertama yang paling disuka. 

Maradona dengan segala kontroversinya. Bagi warga Napoli, ia menjadi dewa karena mengangkat prestasi tim di kota itu. Namun, Maradona juga sangat dekat dengan narkoba. Kisah kehidupan yang membuatnya penuh kontroversi. Bahkan saat ia mengundurkan diri. 

Namun, pernyataan dari Lionel Messi melukiskan bagaimana sosok Maradona bagi Argentina. "Apa pun kata orang tentang dia atau apa pun yang dilakukannya, ia tetap pemain yang terbesar di dunia," kata Messi.

Kontroversinya masih berlanjut saat Maradona menjadi pelatih tim nasional. Tak punya prestasi apa pun sebagai pelatih, tiba-tiba ia diberi tanggung jawab besar. Hebat sebagai pemain, tapi gagal total sebagai pelatih.

Hugo Maradona

Bila Maradona menjulang sebagai pesepakbola yang penuh kontroversi, sebaliknya adiknya Hugo Hernan Maradona merupakan pemain biasa-biasa saja.

Bak bumi dan langit antara kakak dan adik. Hugo merupakan adik paling kecil dari Diego. Ia sempat masuk tim nasional U-16. Namun usai tampil di Piala Dunia U-16 di Cina, karirnya di timnas tak berlanjut.

Meski demikian, Hugo sempat bermain di Eropa. Ia juga mengikuti jejak kakaknya dengan bermain di klub Italia, Ascoli. Sayang, Hugo yang biasa bermain sebagai gelandang ini gagal bersinar. 

Tak pernah mencetak gol sehingga dijual ke Rayo Vallecano. Hugo juga sempat bermain di Rapid Vienna dan kemudian menyemarakkan Liga Jepang. 

Saat pensiun, Hugo hidup tenang di Argentina. Kontras dengan kehidupan sang kakak yang tak pernah lepas dari skandal dan kontroversi. 

10. Kovac 
Dari Kroasia muncul Kovac bersaudara. Niko dan adiknya Robert menjadi tulang punggung timnas. Keduanya bermain bersama di Bayer Leverkusen, Bayern Munchen dan timnas.

Niko Kovac 

Gelandang bertahan yang memiliki umpan akurat dan kemampuan dalam melakukan tackling. Saat pensiun, ia tercatat sebagai pemain tertua di skuad Kroasia. 

Niko termasuk kapten yang mampu menaikkan motivasi rekan-rekannya. Ia memimpin Kroasia di Piala Eropa 2004 dan 2008 serta Piala Dunia 2006. Niko menghabiskan karirnya di Jerman dengan memperkuat klub-klub elit Bundesliga, termasuk Bayern Muenchen. 

Setelah 13 tahun bermain untuk timnas, ia memutuskan pensiun agar memberi kesempatan kepada pemain muda.

Robert Kovac 

Saat kakaknya pensiun di timnas, ban kapten diserahkan kepada Robert, adiknya. Kini, Robert menjadi pemain paling senior di skuad Kroasia. 

Dibandingkan kakaknya, karir Robert di klub lebih mentereng. Dia bermain di klub-klub papan atas. Bahkan Robert yang menempati bek tengah bertahan cukup lama di Bayern. 

Saat meninggalkan Bayern, ia bergabung dengan klub elit Serie A Italia, Juventus, pada 2005. Ia termasuk salah satu dari sedikit pemain bintang yang memilih bertahan di Juve saat dihukum terdegradasi ke Serie B. Kini, ia bermain di Dinamo Zagreb.

Robert turut berlaga di Piala Dunia 2002 dan 2006. Dia juga mengantarkan Kroasia lolos ke Piala Eropa 2004.
Read more ►

10 Cara Agar Mencintai Pekerjaan

0 komentar

img
Mungkin Anda sedang bosan atau stres dengan pekerjaan yang sekarang. Tetapi setelah mempertimbangkan banyak hal, Anda pun tak bisa melepaskan pekerjaan saat ini. Tapi bagaimana agar bisa mencitainya? Simak sepuluh cara berikut agar Anda tal lagi merasa beban dengan pekerjaan, seperti yang dilansir dari Main Street.


1. Mengevaluasi
Pikirkan ulang mengapa Anda merasa tidak betah atau bosan dengan pekerjaan. Apakah faktornya berasal dari rekan kerja, atasan, atau perusahaan yang tidak berkembang? Dengan begitu, Anda mengetahui tindakan yang harus dilakukan sebelum memutuskan untuk berhenti bekerja. "Sering kali Anda kurang mengetahui alasan tidak menyukai pekerjaan. Dengan mengevaluasi alasan itu, tentu Anda bisa memikirkan langkah terbaik supaya bisa mengatasinya satu per satu" tutur Andrea Woroch, seorang consumer savings expert, Kinoli Inc.
img


2. Berteman dengan Musuh Anda
Kemungkinan ada rekan kerja yang tidak suka dengan Anda. Karena merasa terganggu, Anda memutuskan untuk berhenti. Cara mengatasinya, tunjukkan bahwa Anda tidak terganggu dengan sikapnya. "Menunjukkan sikap berkawan dengan musuh. Mencari jalan supaya bisa memperbaiki hubungan antara kalian," ujar Roy Cohen, seorang career coach dan penulis The Wall Street Professional’s Survival Guide.

3. Kreatif dalam Pekerjaan
Mungkin saat ini Anda merasa bosan karena pekerjaan yang sama setiap hari. Cohen menyarankan agar Anda berinisiatif melakukan sesuatu yang baru serta kreatif menjalani profesi. "Jika pekerjaan membosankan, coba berpikir kreatif untuk memberikan penawaran baru yang dibutuhkan perusahaan," papar Cohen. Selain bisa meningkatkan rasa cinta Anda dengan pekerjaan, atasan pun akan semakin senang dengan Anda.

4. Tetap Tenang
Marah, stres, atau emosi yang Anda rasakan ketika sedang tidak nyaman dengan pekerjaan bisa membuat keadaan semakin buruk. "Jangan membuang waktu yang berharga hanya untuk meluapkan perasaan terhadap sesuatu yang membuat Anda tidak betah dengan pekerjaan. Mulailah merencanakan kinerja kerja kedepannya serta fokus pada satu tujuan yang bisa bikin Anda lebih produktif lagi," urai Erika Walker, seorang manager di BestEssayHelp.

5. Mulailah dengan Magang
Mungkin Anda memulai karier saat masih menempuh pendidikan. Dengan mengambil magang di sebuah perusahaan, Anda mendapatkan banyak pengalaman. Hal tersebut guna mengetahui pekerjaan mana yang cocok bagi Anda. Maka dari itu, jangan ragu mengerjakan pekerjaan apa pun ketika magang. Semua yang dilakukan menjadi pengalaman tersendiri yang berguna untuk diri Anda.
6. Carilah Rekan Kerja yang Bisa Mengajari Anda
Carilah rekan kerja yang bersedia untuk mengajari Anda agar lebih santai saat menjalani pekerjaan. Mungkin saja alasan Anda kurang menyukai pekerjaan karena sulit beradaptasi dengan lingkungan perusahaan. Setiap perusahaan pasti memiliki budaya masing-masing. Oleh karena itu, berusaha belajar dan menerima saran dari rekan kerja yang lain agar Anda bisa mencintai profesi sekarang.
img
7. Tulis Daftar yang Menambahkan Rasa Optimis
Coba menulis banyak hal yang membuat Anda semakin optimis. Ketika sedang tercetus ide, tulislah dalam sebuah notes. Mungkin hal itu bisa berguna di kemudian hari serta membangkitkan semangat Anda di tempat kerja.
8. Gaji Tinggi tapi Tidak Mencintai Pekerjaan
Banyak orang bertahan dengan pekerjaan mereka karena gaji yang tinggi walaupun tidak nyaman dengan profesinya. Sebiknya hindari alasan ini. Cobalah menabung agar bisa mendapatkan pekerjaan yang Anda cintai. Jika sudah mencintai pekerjaan, gaji akan naik dengan sendirinya karena potensi yang Anda miliki.
9. Memiliki Kegiatan Lain Selain BekerjaBrenda R. Coleman, seorang health coach dan cubicle-life survival expert, menyarankan supaya Anda memiliki kegiatan lain selain karier Anda. Kegiatan lain tersebut bisa membantu Anda mengurangi rasa jenuh di tempat kerja. Dengan begitu, Anda dapat menyegarkan pikiran, mengurangi stres, serta membangkitkan kembali rasa semangat saat bekerja.
10. Lakukan Pekerjaan Demi Masa Depan Anda mungkin merasa terjebak di perusahaan yang sama hingga kini. Memikirkan ulang hal yang membuat Anda bosan dan mengatasinya secara perlahan bisa menjadi solusi. Tetapi, jika Anda punya rencana matang mendirikan usaha sendiri atau bekerja di tempat lain yang dapat membuat diri sendiri lebih baik, jangan takut memutuskan resign. Semua keputusan ada di tangan Anda dan hanya Anda yang tahu apa yang terbaik untuk masa depan Anda.
Read more ►
 

Copyright © Kate terbaru Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger