Minggu, 09 Februari 2014
Gereja di Skotland Sediakan Ruangan Bagi Umat Muslim untuk Ibadah
Selasa, 04 Februari 2014
Hal hal Yang Wajib Dilakukan Untuk Menjadi Seorang Pria Gentleman

Berjalanlah di sisi luar kaki lima
Memang kelihatan remeh, tapi dengan berada di sisi luar, dan dia berada di sisi dalam (lebih jauh dari lalu lintas), ia akan berada di posisi yang aman, jika ada mobil yang melaju kencang dan melintasi kubangan air, maka Anda sebagai seorang gentlemen akan melindungi dia dan membuat bajunya utuh dan tidak rusak oleh cipratan air tadi. Lagipula, dengan cara ini, anda melindungi dia dari bahaya lalu lintas yang ada. Perempuan akan lebih merasa terlindungi oleh tindakan Anda yang kesatria ini.
Biarkan dia duduk lebih dulu
Dulu, seorang pria akan diharapkan menarik kursi terlebih dulu buat pasangan, sekarang tindakan ini dianggap terlalu formal. Tapi tidak pernah ada salahnya, anda membiarkan dia duduk terlebih dahulu. Berdiri sedikit lebih lama akan membuat dia merasa lebih dihormati, walaupun mungkin dia tidak menyadarinya. Jangan terlalu jelas menunjukkan hal ini, karena seringkali dia akan merasa jengah. Jika tindakan ini bertinjauan, maka Anda akan menunjukkan bahwa Anda ingin dia merasa nyaman terlebih dahulu.
Perhatikan bahasa Anda
Satu titik penting yang seringkali terlewat oleh Anda, adalah bahasa yang terkadang terlalu kasar. Seorang pria seharusnya bangga dengan mampu menunjukkan ekspresi tanpa menggunakan bahasa kasar. Tidak hanya hal ini akan menunjukkan kecerdasan anda, tapi juga menunjukkan standar yang tinggi atas diri Anda sendiri dan terhadap orang di sekitar Anda. O ya, pintar bukan berarti menggunakan kata-kata rumit yang Anda sendiri tidak yakin benar artinya ya! Yang penting jangan kasar!
Bawakan payung
Tindakan gentlemen lain adalah dengan membawakan payung, memastikan si dia tetap kering, hal ini adalah cara terbaik untuk menunjukkan sikap terpuji. Seorang gentlemen akan selalu siap untuk berbagai cuaca, dan salah satunya adalah payung. Jika tidak ada, dan pas hujan tunjukkan bahwa Anda lebih mementingkan dia dengan membawa payung dan melindunginya dari hujan. Tidak ada salahnya jika Anda basah, karena tindakan ini menunjukkan bahwa Anda ingin melindunginya.
Antar sampai ke rumah
Ini adalah tindakan yang sangat penting bagi seorang gentlemen. Walaupun tidak sejalan, tapi memastikan bahwa dia sampai di rumah dengan selamat adalah prioritas utama Anda. Dia akan merasa Aman jika dia tahu bahwa Anda menemaninya sampai di depan pintu. Hal ini akan mengangkat nilai Anda di matanya. Plus: jika dia berhenti dan tidak segera masuk, kemungkinan besar artinya dia ingin Anda memberi ciuman, jika tidak, jangan paksakan ya!
Berikan jaket anda
Terkadang pada saat kencan, pakaian yang dikenakan si dia tidak cukup tebal untuk menghalau gigitan dingin udara malam atau hembusan AC. Jika anda merasa bahwa malam ini cukup dingin, segera tawarkan jaket yang anda kenakan. Dia mungkin menolak, tapi jika dia mulai tampak merasa kedinginan, jangan ragu untuk menawarkan lagi. Anda kedinginan? Tahan! itu kewajiban Anda, dia kan prioritas utama Anda bukan?
Tawarkan tempat duduk Anda
Seorang gentlemen tidak akan pernah lupa berdiri dan memberikan tempat duduknya di kendaraan umum bagi orang tua atau bagi wanita hamil. Apalagi kepada teman kencan anda, jangan pernah lupa memberikan tempat duduk anda di busway atau kendaraan umum lain. Hal ini menunjukkan bahwa Anda lebih mempedulikan keberadaan dia. Berdirilah sebelum menawarkan tempat duduk anda, hal ini menunjukkan ketulusan ekstra kepadanya.
Matikan HP pada saat kencan
Terkadang Anda sok sibuk sekali, sampai pada saat kencan, Anda lebih sering ditelepon daripada memperhatikan kondisi si dia. Hal ini sangat kasar, baik pada saat kencan ataupun janji yang lain. Buat si dia merasa bahwa dia adalah orang yang paling penting di dunia saat kencan. Ingat bahwa pada saat anda menelepon, Anda membuat dia merasa tidak nyaman dengan duduk tenang dan diam saja. Jika Anda telepon, pastikan anda menjawab SETELAH kencan Anda usai.
Perkenalkan dia
Jika Anda bertemu dengan seseorang yang Anda kenal, penting atau tidak penting, dia harus Anda perkenalkan kepada rekan Anda tadi. Hal ini akan membuat dia tidak terasa sendirian dan terisolasi. Pastikan bahwa pasangan anda selalu merasa nyaman di sebelah Anda pada saat kencan, dan salah satunya dengan memperkenalkan dia. Hal ini akan membuat dia merasa sangat penting bagi Anda!
Bukakan pintu
90% perempuan merasa bahwa tindakan ini adalah tindakan utama seorang Gentlemen. Tindakan sederhana ini akan membuat wanita merasa dihargai. sebaiknya memang anda selalu membuka pintu dan menahan pintu sampai orang di belakang Anda melewatinya. Tindakan ini menunjukkan rasa hormat kepada orang lain.
Menjadi seorang gentleman tdiaklah mduah. Butuh rasa pengorbanan untuk melakukannya.
sumber: http://bit.ly/H65l
Rabu, 01 Januari 2014
Syiah Dibawa Ke Malaysia Untuk Cetus Pergaduhan

Jumat, 27 Desember 2013
Gadis Cantik Ini Jual Perawan Untuk Berubat Ibunya
7 Jan 2013
Jumat, 06 Desember 2013
Animasi Lucu untuk blog

Kali ini saya akan share artikel tentang Cara Buat Animasi Berjalan di Blog atau Cara Buat Animasi Berjalan di Bagian Bawah Blog.
Jika sobat tertarik dan ingin membuat nya, saya punya tips dan trik nya untuk membuat animasi berjalan seperti itu.
Silahkan sobat ikuti langkah-langkah nya untuk membuat Foto dan Gambar Bergerak di Blog atau Cara buat foto atau gambar berjalan di blog sebagai berikut ini :
1. Silahkan sobat masuk/login ke Blog sobat.
2. Kemudian sobat cari dan klik Rancangan
3. Setelah itu sobat klik Elemen Laman
4. Lalu sobat klik Tambah Gadget
5. Setelah itu sobat cari HTML/Javascript.
6. Lalu silahkan sobat masuk kan "Kode Script" di bawah ini :
<a href="http://kuc0pas.blogspot.com" target="_blank"><img border="0" src="http://i1217.photobucket.com/albums/dd384/TauFixers/MyIcon.png?t=1303003796" style="cursor: pointer;" /></a></marquee></div>
<div id="DADrun" style="bottom: 0px; left: 0px; position: fixed; right: 0px;"><marquee behavior="left" scrollamount="7">
<a href="http://kuc0pas.blogspot.com/2012/03/cara-buat-animasi-berjalan-di-blog-cara.html" target="_blank"><img border="0" src="http://i1093.photobucket.com/albums/i440/putraeka1/th_avatar2088630_11.gif?t=1295005006" style="cursor: pointer;" /></a></marquee></div>
ATAU
ATAU
ATAU
ATAU
Kamis, 28 November 2013
10 Makanan Super Untuk Penderita Diabetes

Minggu, 24 November 2013
Cara yang baik untuk mendisiplinkan Anak

Memiliki anak-anak yang punya kedisiplinan tinggi, memang cita-cita semua orangtua. Namun, adakalanya orangtua kesulitan mendisiplinkan anak-anak mereka. Yaa..Maklum karena masih anak anak ..
Sering kali, orangtua terus berkutat dengan masalah kedisiplinan anak yang idealnya selalu dipatuhi. Orangtua terkadang harus memaksa anak-anaknya untuk disiplin di rumah, menghormati orangtua, bicara dengan nada yang santun, rajin belajar, tidur siang tepat waktu, yang intinya mengatur semua gerak-gerik Si Kecil.
Namun, harus tetap ingat, kedisiplinan yang Anda maksud tak hanya melakukan koreksi pada tingkah laku anak-anak saja. Tapi juga mengajarkan kepada mereka cara untuk bisa mengontrol dirinya, serta peduli akan lingkungannya, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi orang yang berhasil di kemudian hari.
Untuk itu, ada beberapa pendekatan yang dapat Anda lakukan untuk membantu anak-anak mendisiplinkan dirinya.
1. Tegas
Jika Anda melarang anak-anak untuk tidak melakukan sesuatu, buatlah alasan-alasan yang masuk akal, dengan memberikan penjelasan dan bimbingan padanya. Anak jaman sekarang pasti tidak akan mau menerima alasan seperti, "Jangan duduk di depan pintu, pamali!" Atau, "Jangan main terlalu sore, nanti diculik Kalong Wewe!" Beritahu alasannya, kenapa dia tidak boleh duduk di depan pintu atau bermain sore-sore, menjelang malam.
2. Jangan Plin Plan
Pada dasarnya, Si Kecil akan meniru apa yang orang dewasa lakukan. Begitu pun jika Anda dan pasangan bertindak plin-plan terhadap suatu keputusan. Misalnya, Anda tak setuju dia melompat-lompat di tempat tidur, sementara pasangan Anda membiarkannya. Hal ini hanya akan membuat dia bingung, akibatnya dia jadi mengabaikan ketidaksetujuan Anda. Jadi, buatlah kesepakatan keputusan dengan pasangan agar anak-anak jadi mudah dalam bersikap.
3. Kompromi
Anak-anak tak selalu bisa mengatasi dan membedakan antara persoalan yang besar dan kecil. Sesekali, berkompromi dan mengertilah diri mereka. Tindakan kompromi akan membuat anak-anak menjadi lebih mudah menghadapi persoalan yang lebih besar nantinya. Misalnya, jika dia lalai menengok ke kiri-kanan saat akan menyeberang jalan, lain kali dia tak akan begitu lagi. Jika Anda keberatan dengan sikapnya, nyatakan dengan jelas. Misalnya, "Berhentilah melempar-lempar mainanmu, Nak!" Tapi, jangan katakan, "Hei, mainannya jangan dilempar-lempar, dong!"
4. Beri Bimbingan
Jika anak Anda mengobrak-abrik buku dari lemari yang ada di ruang keluarga, katakan saja, "Maukah kamu berhenti bermain buku? Baca saja, ya di kamarmu?" Jika dia tak memedulikan perkataan Anda, dengan cara yang lembut namun tegas, Anda bisa membimbingnya ke kamar dan katakan padanya, dia boleh kembali ke ruang keluarga jika mau mendengarkan kata-kata Anda.
5. Beri Peringatan
Jika anak tahu aturan yang telah Anda buat, pada usia tertentu, Anda hanya perlu bertanya padanya, ketika melakukan pelanggaran. Dia akan langsung merasa segan pada Anda, karena ada konsekuensi atau sanki yang harus diterimanya segera, setelah pelanggaran dibuat. Jika Anda terbiasa membuat batasan peringatan sampai hitungan 5, kali ini kurangi sampai hitungan ke 3, sehingga anak akan belajar untuk segera mengubah sikap setelah diberi peringatan.
6. Beri Alasan
Jika anak bermain-main dengan benda tajam, Anda tentu harus lebih berhati-hati memperingatinya. Terangkan dengan bahasa yang jelas dan sederhana, apa yang akan Anda lakukan dan sebutkan alasannya. Misalnya, "Mama simpan pisaunya ya, Sayang, nanti bisa melukai tanganmu!" Atau, "Mama minta kamu jangan main air ya, nanti lantainya jadi licin dan bisa bikin kamu terjatuh."
7. Jangan Tunda Hukuman
Jika Anda ingin menghukum anak yang tidak disiplin, hukumlah segera setelah Anda tahu dia tidak disiplin. Jangan sampai Anda menunda memberi hukuman padanya. Sebab, anak-anak tidak akan mau menerima hukuman beruntun atau mengulangi kesalahan. Berilah hukuman yang mendidik, seperti menyapu lantai, merapikan tempat tidur, tidak main play station atau barbie, atau membersihkan kamar mandi.
8. Tetap Tenang
Marah sambil berteriak, membentak, atau menceramahi anak tanpa henti, akan membuat Anda menjadi orang yang melakukan tindak kekerasan verbal terhadap anak. Tindakan ini justru bisa merusak rasa penghargaan diri pada anak Anda. Akibatnya, anak jadi tidak memiliki rasa pede di ahdapan orangtuanya.
9. Bertekuk Lutut
Menunduklah saat berbicara pada Si Kecil, terutama saat memberi kritikan padanya. Tekuklah lutut Anda atau ambil posisi duduk di hadapnnya, agar pandangan mata Anda sejajar dengannya. Dengan sikap seperti ini, Anda tak perlu merasa khawatir akan kehilangan respek darinya. Justru sebaliknya, dia akan semakin menghormati dan menghargai Anda sebagai orangtua.
10. Jangan Ceramah
Ajaklah Si Kecil ngobrol dan berdiskusi, dari pada diceramahi panjang lebar. Meskipun tampaknya pernyataan ini tidak bernada keras, seperti, "Sudah berkali-kali Mama bilang ..." Atau, "Setiap saat kamu kok ...", tetap memberi kesan seolah-olah dia ditakdirkan untuk selalu mengecewakan Anda, apapun yang dia perbuat.
Cobalah gulirkan pertanyaan-pertanyaan seperti, "Merokok, kan, enggak baik untuk anak-anak, ya?" Atau, "Apakah kamu suka jika temanmu mengganggu terus di sekolah, Nak?" Kritiklah sikapnya, jangan salahkan dirinya.
11. Tunjukkan Sikap PositifTerlalu banyak waktu Anda yang terbuang jika hanya mengkritik sikap buruk Si Kecil. Sebaliknya, Anda jadi kekurangan waktu untuk memberinya pujian atas sikap positifnya. Ada kalanya, sesekali Anda perlu mengucapkan, "Mama senang, lho, lihat kamu membereskan mainan dan menyimpannya di tempat semula."
12. Bermain Bersama
Jika sempat, tak ada salahnya Anda meluagkan waktu sebenatr dan ikut bermain-main denganyya. Buatlah permainan bernuansa perlombaan semacam "siapa cepat dia dapat." Permainan ini akan melatih anak Anda bertindak cepat setelah ada aba-aba dari Anda, atau yang dia ucapkan sendiri.
13. Hindari Rasa Jengkel
Belajarlah untuk memaklumi hal-hal yang bisa memicu anak kesal dan jengkel. Umumnya, perasaan tidak nyaman ini dialami anak-anak saat dia sedang kelelahan, saat Anda terlalu menuntutnya berbuat lebih, saat dia lapar, dan saat dia sakit. Minimalisasi kondisi-kondisi yang membuatnya tidak nyaman ini untuk mengurangi kejengkelan pada anak.
14. Jangan Menampar!
Tamparan keras yang Anda berikan di wajahnya, akan berpengaruh buruk bagi diri anak, juga Anda. Anak yang pernah ditampar orangtuanya akan merasa lebih menderita, dari pada perasaan tidak dihargai atau depresi sekalipun. Tindakan ini pun sekaligus bisa mengajarkan, secara tidak langung pada anak, untuk menyelesaikan segala persoalan dengan cara kekerasan.
15. Jangan Menyuap
Jangan membiasakan memberi uang atau hadiah kepada anak saat Anda memintanya untuk mengerjakan atau melarang sesuatu. Kebiasaan seperti ini bisa membuat anak jadi tidak mau mengerjakan atau menghindari sesuatu, jika belum diberi uang atau hadiah.
16. Bersikap Dewasa
Bersenda gurau dengan cara melucu berlebihan, dengan menggigiti atau menarik-narik rambut anak Anda, untuk menunjukkan rasa sayang, merupakan tindakan yang salah. Bersikaplah sewajarnya, sebagai orang dewasa seperti menggenggam tangannya, memeluknya, atau memberi ciuman di kedua pipi atau kepalanya.
17. Hadapi Rengekan
Katakan kepada anak-anak untuk tidak merengek saat meminta sesuatu dan tegaskan pula, Anda tidak akan mengabulkan permintaannya jika disampaikan dengan cara merengek atau menangis. Kecuali, jika dia meminta sesuatu dengan sikap yang manis dan sopan.
18. Contoh Baik
Jika suatu kali anak Anda pernah memerogoki Anda sedang berdebat dengan pasangan tanpa menggunakan kekerasan, dia akan meniru sikap baik itu. Tapi, jika Anda dan pasangan bertengkar dengan saling menghina, memukul, atau berteriak, anak Anda akan meniru sikap-sikap buruk itu di kemudian hari.
Dari 18 trik di atas, yang terpenting, Anda harus mengerti terlebih dulu kondisi anak-anak. Berusaha untuk membuatnya menjadi lebih disiplin, tanpa memahami bagaimana dan apa yang dia lakukan, sama halnya seperti menuangkan sirup ke dalam botol tertutup. Dengan kata lain, percuma saja dan hanya akan memperburuk keadaan di kemudian hari.
Hubungan dan komunikasi yang baik dengan anak memang sangat perlu dilakukan. Yang bisa Anda lakukan segera untuk mengatasi masalah ini, yaitu Anda hanya perlu bertanya kepada anak, apa yang sebenarnya terjadi dan mengapa dia berbuat begitu. Pada beberapa kasus, anak-anak dapat berterus terang tentang masalahnya kepada orangtua. Namun, jika dia tak mau berterus terang, sementara Anda tidak mempunyai cara lain untuk bertindak, tetaplah berpikir positif.
sumber
Sabtu, 23 November 2013
Robot Ikan Untuk Kurangi Polusi
Dapat berubah arah
Senin, 18 November 2013
AsRock Bakal Rilis Motherboard untuk AMD Trinity
(Foto: Softpedia)
Dilansir Softpedia, Senin (1/10/2012), produk motherboard anyar ini diklaim hadir dengan komponen berkualitas tinggi dan fitur-fitur unggulan seperti Lucid Virtu MVP. Selain itu, perangkat papan induk ini juga menyediakan tiga slot PCI-Express x16 yang dapat bekerja pada mode x8 + x8 + x4.
Motherboard keluaran AsRock ini juga mendukung kemampuan CrossFire 3-way dan kabarnya akan hadir dengan dua slot PCI-Express x1 serta satu slot klasik PCI 32-bit. Tak ketinggalan port USB 3.0 juga disematkan serta tujuh port SATA 3 dan satu port eSATA di sisi belakang panel I/O.
Konon, hardware ini cocok untuk para penggemar overclocking, karena dilengkapi juga dengan indikator POST LED. Selain itu, motherboard ini tampil dengan dukungan frekuensi 2600+ DDR3, Power, Reset, tombol Clear CMOS serta teknologi overclocking otomatis X-Boost.
Sekilas tentang AMD Trinity, situs Xbitlabs menerangkan bahwa teknologi terbaru dari AMD ini dapat berjalan untuk perangkat mainstream seperti notebook dan PC desktop. Trinity merupakan generasi kedua accelerated processing unit (APU) yang menampilkan hingga dua kali lipat kinerja per-watt, yang melampaui APU A-Series saat ini.
Prosesor jenis hybrid ini tampil dengan kemampuan Directx 11, generasi kedua inti grafis seri AMD Radeon HD 7000 dan dua sampai empat inti prosesor berbasis microarchitecture Piledriver (kelanjutan dari AMD Bulldozer). Trinity diproduksi dengan teknologi 32 nanometer.
Microarchitecture Piledriver menjanjikan peningkatan performa sekira 10 persen ketimbang Bulldozer. Tahun ini, AMD memperkenalkan Trinity yang akan menjadi teknologi andalan untuk notebook ultra tipis generasi berikutnya.
Dalam segmentasi PC desktop, prosesor Trinity akan menjadi bagian dari platform Socket FM2 yang dikenal dengan nama Virgo.
Sabtu, 16 November 2013
Menjadi Penyelamat Untuk Diri Kita Sendiri

Ketika kita memulai menjalankan sebuah rancangan kehidupan. Terkadang ada hal-hal yang tidak mungkin terjadi dan di luar pengetahuan kita. Semua di luar kendali, bahkan mungkin di luar kuasa kita. Dan pada saat inilah kita akan merasa sebuah kondisi bernama down zone, dimana zona ini terbentuk dari sebuah kondisi yang tidak kita harapkan. Pertanyaannya apakah yang akan kita lakukan ketika mengalami down zone? Berdiam dirikah? Merenungkah? Menunggu keajaiban datang dengan sendirinya? Hura-hura seraya mencoba melupakan down zone? Atau bercerita pada orang-orang sekeliling kita tentang penderitaan yang kita alami?
Sebenarnya di kala kita mengalami down zone tidak ada yang bisa merubah zona tersebut menjadi normal kembali, kecuali diri kita sendiri. Tentunya dengan bantuan Sang Maha Besar, pemilik dan penggenggam dunia ini. Yang menjadi pertanyaannya sudahkah kita menjadi penyelamat untuk diri kita sendiri?
Sungguh sebenarnya diri kita dalam setiap kondisi apapun harus bisa menyelematkan diri kita sendiri. Dengan tidak terjebak dalam sebuah kondisi terlarut bernama perasaan, sebenarnya kita bisa menyelamatkan diri kita sendiri di saat mengalami down zone. Hanya yang menjadi masalah apakah kita mau menolong diri sendiri? Alih-alih ingin mempertahankan rasa yang ada dalam jiwa, kita berusaha membesarkan wilayah down zone kita, sampai pada tahap akhir. Sungguh dilematis adanya, sebab kita menutup semua solusi yang ada dengan sebuah statement mempertahankan perasaan. Padahal jikalau pikiran kita mau berkompromi dengan perasaan kita, luas wilayah down zone bisa berkurang, bahkan mungkin hilang. Namun karena kita terlena dengan yang namanya rasa, semua seolah menjadi sebuah kewajaran yang tak perlu dirisaukan. Padahal ini adalah sebuah keseriusan yang harus kita perhatikan ketika kita menjalani kehidupan. Bayangkan saja jika luas down zone terus bertambah, maka sudah bisa dipastikan sikap apatis akan sebuah kemajuan tumbuh semakin besar. Dan kalau sudah begini, bisa jadi seorang akan merasa hidup tidak berharga bahkan hampa, yang ujung-ujungnya membuat orang tersebut bunuh diri.
Sungguh ini adalah sebuah problematika serius ketika kita menjalani kehidupan. Dari tulisan ini, saya ingin mengajak sobat pembaca untuk melihat lebih dalam apa itu rasa dan kenapa kita terkondisikan oleh rasa? Bukankah kita mahluk sempurna? Maka kenapa kita tidak bisa mengendalikan apa yang seharusnya bisa dikendalikan? Bukankah kita punya akal untuk melihat semua masalah sebagai bahan pertimbangan? Bukankah kita punya nurani yang memberitahukan, hal terbaik untuk kita? Bukankah kita bisa menjadi penyelamat untuk diri kita sendiri?
Salam Inspirasi
Irawan Senda